Uncategorized

Menjawab SMS

Pernahkah SMS Anda dicueki? Bagaimana rasanya? Sebel, jengkel, atau mungkin Anda marah? Aku yakin dalam keseharian sering Anda mengalami hal ini. SMS Anda dicueki, atau Anda yang mencueki SMS orang lain. Aku pun sering mengalami. Menyapa teman, tanya kabar, sekadar say hello lewat SMS secara baik-baik, atau menanyakan hal penting kepada teman, namun tak ada respon balik.

Kalau kawan yang aku sapa ini memang lagi sibuk, sedang tidur, berada dalam kondisi yang tidak memungkinkan menjawab, kehabisan pulsa, aku sih maklum. Kalau memang ada iktikad baik, begitu ada kesempatan, toh mereka akan segera menjawabnya. Misalnya,” Maaf aku baru bales SMS kamu, karena…..”. Aku akan  memahami. Namun, kadang-kadang yang aku alami: No answer….!

Mungkin karena dianggap sepele, soal menjawab pesan singkat ini tidak mendapatkan perhatian serius. Padahal, menurut aku, kebiasaan tidak menjawab SMS, apalagi jika SMS itu berisi sapaan yang baik, menjadi hal yang tidak bisa dianggap lumrah lagi. Kalau boleh aku menganalogikan, kalau Anda berpapasan dengan teman, Anda tersenyum, menyapa, atau menanyakan hal penting, tapi  teman Anda cuek. Bagaimana perasaan Anda? Kecewa? Itu pasti….

Ya, kekecewaan…!. Meski melalui media berbeda, toh sapaan melalui SMS dan bertatap muka punya pesan yang sama. Pun demikian pula dengan ”kecuekan” dalam hal keduanya. Memiliki implikasi hampir sama. Meskipun bersikap cuek dalam  komunikasi tatap muka, efek psikologisnya jauh lebih besar.

Bagaimana, pun kekecewaan tetaplah kekecewaan.  Ia akan selalu tersimpan di memori otak kita meski sudah memaafkan sekalipun. Kata ”maaf” sekadar menghilangkan kesalahan, tidak menghilangkan fakta kesalahan. Kekecewaan, meskipun kecil, jika berulangkali terjadi akan berubah menjadi kekecewaan besar. Jika ini terus terjadi, tentu hubungan persaudaraan, tali silaturrahmi dengan kawan-kawan kita bakal terancam. Bahkan terputus. Terlalu mahal jikalau ini terjadi…

Kadang aku berpikir, sebenarnya apa sih susahnya sekadar membalas SMS? Toh hanya butuh waktu beberapa detik saja?. Ongkosnya pun sepele.  Maksimal Rp 150/SMS. Atau, kalau Anda memakai provider tertentu pun cukup Rp 1. Harga yang terlalu murah dibanding kekecewaan yang dirasakan orang lain. Namun, bagi sebagian orang, mungkin lebih baik eman-emang uang beberapa rupiah saja dibanding arti silaturrahmi antarsesama….aneh!

Para motivator, juru dakwah, orang-orang bijak  sering mengingatkan agar kita tidak mengabaikan hal-hal kecil, sepele, ringan. Karena, berangkat dari hal-hal sepele, kadang-kadang bisa berimplikasi besar. Entah kecil dalam hal kebaikan atau keburukan. Tuhan pun akan selalu mempertimbangkan sekecil apapun kebajikan dan keburukan seseorang. Demikian pula dalam hal interaksi antarsesama. Masalah-masalah yang dianggap kecil, sekadar menjawab SMS misalnya, tetap menjadi penting untuk diperhatikan.

”Penyakit” mengabaikan SMS bisa mencerminkan kepribadian seseorang. Seperti halnya melanggar rambu-rambu lalu lintas. Kalau sering dilakukan, lama-kelamaan akan menjadi kebiasaan, lumrah, wajar. Asal tahu saja, tindakan itu bisa berakibat fatal, bagi Anda sendiri maupun orang lain. Kebiasaan mengabaikan SMS, sama artinya mereka, aku, atau Anda, merasa tidak berdosa berbuat salah, tidak peduli dengan perasaan orang lain.  Mengecewakan dianggap hal biasa. Jika ada orang model seperti, tentu ini kepribadian menyimpang. Perlu diwaspadai…

Ada baiknya Anda selalu mengoreksi diri sendiri. Seberapa sering Anda mengabaikan sapaan kawan, kenalan, klien, orang-orang dekat Anda. Sebab, boleh jadi itu akan mengukur seberapa banyak orang yang pernah Anda kecewakan….

Solo,   03 Maret 2009

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s